Adsense Untuk Youtube Vs Adsense Untuk Blogger - Marwansya Blog

Adsense 728x90

Adsense Untuk Youtube Vs Adsense Untuk Blogger


Apa itu adsense??
AdSense adalah program kerjasama periklanan melalui media Internet yang diselenggarakan oleh Google. 

Melalui program periklanan AdSense, pemilik situs web atau blog yang telah mendaftar dan disetujui keanggotaannya diperbolehkan memasang unit iklan yang bentuk dan materinya telah ditentukan oleh Google di halaman web mereka. 

Pemilik situs web atau blog akan mendapatkan pemasukan berupa pembagian keuntungan dari Google untuk setiap iklan yang diklik oleh pengunjung situs, yang dikenal sebagai sistem pay per click (ppc) atau bayar per klik.

Sebenarnya walau tidak di jelaskan di atas tentang apa ituGoogle Adsense pasti anda yang sedang membaca artikel ini sudah tau apa itu adsense. Karna jika anda ingin menjadi seorang konten kreator di Youtube, atau Seorang penulis Sebuah Blog, sudah menjadi hal wajib untuk berkenala denga salah satu flatform Google ini.

Jadi pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang kelebihan dan kekurang dari adsense youtubers dan adsense Blogger, agar bisa menjadi pertimbangan anda untuk menentukan pilihan dimana anda akan Memperkenalkan karya-karya anda, namun kembali lagi pada keahlian anda, menurut anda apa yang lebih anda suka membuat sebuah video atau menulis sebuah artikel, karna jika anda melakukan hal yang di luar dari keahlian anda sama halnya anda melakukan hal yang sia-sia, dan lama kelamaan anda akan menjadi bosan sendiri.

Berhubung saya sudah perna mengerjakan keduanya yaitu menjadi seorang youtubers dan juga Seorang blogger yang sampai saat ini belum sukses juga maka di kesempatan kali ini kita akan membahas kelebihan keduanya.


Kelebihan AdSense YouTube :
◇ Proses penerimaan AdSense jauh lebih mudah di banding blog atau website, yang kamu perlukan hanya channel YouTube yang tidak melanggar TOS YouTube 1.000 Subscribers dan 4.000 jam tayang untuk masuk ketahap review, lama proses reviewnya juga singkat, pengalaman saya mendaftar AdSense hanya perlu menunggu 3 hari dan video-video YouTube sudah bisa langsung di monetize.

◇SEO YouTube jauh lebih simpel ketimbang SEO blog, kita hanya perlu memasukkan kategori, tag, deskripsi, judul video, dan thumbnail dengan keyword yang tepat, sisanya kita hanya perlu promosikan video dengan sosial media marketing dan lain-lain. 

Berdasarkan pengalaman saya mendapatkan views di YouTube jauh lebih mudah ketimbang mendapatkan views di blog, karena YouTube sudah memiliki base audience yang sangat besar, penonton sudah bertebaran, terlebih jika salah satu video kita masuk trending, halaman homepage/featured video, suggested videos, search keyword, maka video kita bisa tiba-tiba viral mendapat puluhan-ratusan ribu views bahkan sampai jutaan, kita bisa saja mengupload satu video lalu meninggalkannya dan secara ajaib bulan depan video tersebut mendapat ribuan views karena bantuan algoritma/mesin YouTube, hal seperti ini tentu tidak akan pernah terjadi dalam artikel di blog/website.


Kekurangan AdSense YouTube :
◇ Revenue share atau Bagi Hasil AdSense dari YouTube jauh lebih kecil Dibandingkan AdSense pada blog yang hanya 55/45, dengan kata lain kita hanya mendapat 55% dan 45% untuk YouTube dari penghasilnan yang kita dapatkan. Maklum saja kita numpang host/platformnya Google, toh kita ga perlu bayar hosting dan semacamnya, bisa dibayangkan berapa biaya hosting yang kita perlukan untuk menampung video-video yang sangat boros space sampai bergiga-giga, dengan YouTube semuanya gratis jadi wajar kalau Google akan memotong lebih dari penghasilan kita.

◇ Dengan jumlah views yang sama (1.000 views video vs 1.000 views artikel blog) penghasilan di YouTube masih jauh lebih kecil, karena walau CPM nya sama/lebih tinggi, tidak semua views di YouTube termonetize atau ada iklannya, mungkin hanya setengah audience kita yang melihat iklan, berbeda dengan blog yang pasti 100% iklannya muncul. Jadi kalau kita lihat youtuber-youtuber diluar yang bisa dapat ratusan ribu views belum tentu dapat penghasilan AdSense yang besar, karena yang termonetize paling hanya sebagian, belum lagi mereka yang diatas (top content creator) biasanya bergabung dengan management YouTube atau MCN (multi channel network) dimana akan ada lagi potongan revenue share sekian % dari penghasilan AdSense mereka.

◇ Membuat konten video tentu jauh lebih sulit daripada konten berupa artikel, ada proses syuting/pembuatan video, editing, sampai proses upload dan pasang thumbnail, itu semua memerlukan usaha yang lebih keras dan jauh lebih lama daripada menulis sebuah artikel, belum lagi kalau diperlukan biaya untuk keperluan sketsa atau peralatan-peralatan pendukung lain, jadi sebenarnya biaya nge-youtube jauh lebih tinggi daripada ngeblog, bahkan banyak konten kreator di YouTube yang ga balik modal (penghasilan AdSense < biaya produksi), kecuali kalau konten yang kita buat hanya berupa daily vlog, video gaming, challenge, Q&A, dan reaction video.


Kelebihan AdSense Blog :
● Pertama jelas revenue share yang lebih tinggi 68/32, yang artinya kita akan mendapat 68% dan 32% untuk Google dari penghasilan iklan, karena kita menggunakan platform sendiri (website sendiri) tentu Google akan mengambil porsi yang lebih sedikit. 
● Proses pembuatan konten yang jauh lebih mudah ketimbang video, kalau saya mau saya bisa membuat artikel cuma dalam waktu 2 jam (walau kemungkinan besar kualitasnya rendah).
● Biaya yang lebih murah, mungkin kamu merasa youtuber jauh lebih hemat biaya ketimbang blogger karena ga perlu sewa domain & hosting, memang youtuber yang uploadnya sekedar video game dan vlogging biasanya budgetnya lebih murah, namun coba dipikir-pikir lagi selain domain/hosting apalagi biaya yang harus dikeluarkan seorang blogger? Hampir tidak ada sama sekali, paling-paling hanya biaya update hosting di tahun-tahun berikutnya.


Kekurangan AdSense Blog :
● Proses approve AdSense sangat sulit (10x lebih sulit ketimbang YouTube) dan semakin tahun akan semakin sulit, faktanya Google hanya menerima <10 3x="" adsense.="" akhirnya="" approval="" baru="" bisa="" dan="" diterima="" ditolak="" div="" google="" jumlah="" lebih="" mendaftar="" mendapat="" perlu="" publisher="" salah="" sampai="" satu="" saya="" sebagai="" sendiri="" setahun="" waktu="" yang="">

● Marketing dan SEO yang jauh lebih ribet, kita perlu optimasi halaman website, bangun audience dari nol, memarketingkan website baru yang sama sekali tidak ada pengunjungnya, tentu effort yang diperlukan jauh lebih sulit dan biasanya SEO baru memberikan hasil yang signifikan setelah 6 bulan. Kita juga harus rajin-rajin promosi via sosial media, forum, blogwalking, dll untuk bisa mendapatkan trafik diawal.

Jadi bagaimana, sudah menentukan pilihan?

Jika sudah silahkan anda mulai dari sekarang, namun apapun yang anda pilih menurut saya semuanya baik, intinya konsisten dan tidak menyerah, itu sebabnya di awal tadi saya menyarakan anda untuk memilih mana yang lebih anda minati agar di kemudian hari nanti anda tidak menjadi bosan denga apa yang anda kerjakan.

Oke sekian dulu artikel kali ini semoga bermanfaat bagi anda dan tentunya akan lebih bermanfaat lagi jika anda melaksanakan dan membagikannya dengan teman-teman di sekitar anda.

Post a Comment

0 Comments