Sebab Dan Akibat Google Plus Tutup NonAktif - Marwansya Blog

Adsense 728x90

Sebab Dan Akibat Google Plus Tutup NonAktif

Google plus tutup
Google plus tutup
Baru-baru ini Pasti anda telah menerima email perihal google plus yang akan di non aktifkan pada 2 apri mendatang, atau juga jika anda sempat membuka google plus baru-baru ini pasti anda telah melihat pemberitahuan ini di halaman beranda.

Walau telah lama di sampaikan bahwa Google plus mati suri, namun baru januari kemarin google plus mengumumkan penonaktifan plaform google yang satu ini.

Buat para blogger sudah pasti mengenal dan mengalami masalah bila mendengar berita tentang plus Google yang akan di non Aktifkan, karna akan memberi banyak dampak seperti berikut.

Dampak

Bila anda memiliki akun di google plus, sebaiknya anda backup semua konten anda karna nantinya semua akan di hapus, pelajari cara backupnya disini

Jika anda seseorang memiliki sebuah komunitas di google plus, maka semua konten di komunitas akan di hapus, jadi sebaiknya anda mengambil kembali konten anda disini.

Jika anda pernah berkomentar di situs manapun menggunakan akun google plus, maka semua komentar anda nantinya nantinya akan di terhapus.

Dan bila anda seorang web develover, atau pemilik blog, maka sebaiknya anda bersiap melakukan perubahan pada blog atau web anda jika anda menggunakan widget atau tombol share google plus, karna nantinya widget atau tombol ini sudah tidak berfungsi lagi.

Itulah beberapa hal yang di akibatkan oleh tutupnya Google plus, dan adapun penyebab jatuhnya sosial media yang satu ini adalah sebagai berikut.

Penyebab

Tidak Bisa di pungkiri, jumlah pengguna Google+ sebenarnya tak kalah dari jejaring sosial lain, malah salah satu yang terbesar. Akan tetapi, hal tersebut terjadi karena Google memberlakukan sistem "satu akun untuk semua layanan".

Ini artinya, para pemilik akun Gmail sudah secara otomatis terdaftar sebagai pemilik akun seluruh layanan Google, termasuk Google+, Google Drive, Google Play Store, dan lain-lain.

Namun tidak semua pemilik akun Google menggunakan Google+. Yang dengan kata lain dapat disimpulkan, Google+ memiliki banyak pengguna terdaftar, namun bukan pengguna aktif.

Menurut data yang dirilis oleh Kevin Anderson dari perusahaan riset Edward Morbis, saat ini tercatat ada sekitar 2,2 miliar akun Google+ terdaftar. Namun sayang, hanya ada sekitar 6% dari 2,2 miliar akun terdaftar yang benar-benar aktif menggunakan Google+ di sepanjang tahun 2015.

Berbicara kepada Business Insider, salah seorang mantan pegawai Google yang tak mau disebutkan identitasnya mengaku mengetahui masalah utama dari Google+. Menurutnya, Google tak punya fokus jelas dengan Google+. 

Di Google+, Google terlalu berusaha menyatukan seluruh konsep jejaring sosial yang ada, seperti Facebook, Twitter dan Instagram. Kondisi ini membuat pengguna tidak melihat sesuatu yang benar-benar orisinil dari Google+.

Alasan lain berkaitan dengan transformasi pola penggunaan ke arah gadget mobile yang tak diantisipasi dengan cepat dan tepat oleh Google.

Facebook juga terlambat masuk ke mobile, tetapi jejaring sosial ini, belakangan mampu mengatasi ketertinggalan, lalu kemudian malah menjadikan pengguna mobile sebagai sumber pemasukan utama.

Sebaliknya, Google+ terlalu berfokus pada foto resolusi tinggi yang bagus buat pengguna desktop, tetapi lamban dibuka di perangkat mobile.

Sumber internal Google juga menambahkan faktor lain, termasuk mundurnya pimpinan Google+, Vic Gundotra, tahun lalu yang menyebabkan kekosongan di pucuk kepemimpinan.

Post a Comment

0 Comments