Petani dan nelayan - Marwansya Blog

Adsense 728x90

Petani dan nelayan

Sebut saja Pak nadiman nama seorang nelayan yang handal di bidangnya, entah apa yang menimpanya hari ini sehingga tangkapan ikannya sangat memuaskan, ''wah wah, kalau ikannya seperti ini tiap hari bisa kaya saya'' ujarnya saat berjalan menenteng ikanya menuju pasar.

Di tengah perjalanan ia bertemu lelaki yang sebaya denganya, seorang teman lama sejak sekolah dasar dulu, ''wah pak sulaiman (nama bajakan) dari mana saja kog baru keliatan pak??'' sapa pak nadiman saat ia berpapasan dengan pak sulaiman di tepian jalan raya yang cukup padat, ''gak kemana-mana kog pak, aktifitas harian cuman di rumah dan di kebun'' jawab pak sulaiman, sambil tersenyum ramah, ''wah makin makmur berarti pak kalau begitu, di rumah ada kebun juga ya pak??'' tanya pak nadiman lagi ''hahahaahhaaha... Tidak juga pak, kalau di kebun menggarap tanah, tapi kalau di rumah menggarap istri'' jawab pak sulaiman yang kini terbahak bahak, ''heheheehehhe... Bapak ini bisa saja, berarti istrinya subur donk pak'' tanya pak sulaiman dengan sedikit menyidik, ''wah jangan tanya lagi pintu rumah saja sudah tidak muat buat dia keluar'' jawab pak sulaiman dengan candanya, ''terus dari mana nie pak?'' tanya pak nadiman lagi, ''owh ini saya dari pasar jualan pisang sekalian belanja sayur dan pisang goreng buat orang di rumah, kalau bapak sendiri mau kemana?'' kini pak sulaiman yang bertanya, ''sama berarti pak, ini saya juga ingin kepasar'' jawab pak nadiman sambil tersenyum, ''owh silahkan kalau begitu pak, saya juga mau bergagas pulang takut pisang gorengnya keburu dingin'' ucap pak sulaiman memberi ijin dan beranjak pergi.

Pak sulaiman pun kini semakin jauh melangkah, namun pak nadiman hanya berdiri di tempat menatapi pak sulaiman yang terus melangkah jauh sambil tersenyum, ''ckckckkckc.... Pak sulaiman pak sulaiman, lucu juga dirimu, masak penjual pisang beli pisang goreng'' ucap pak nadiman yang kini juga ikut beranjak pergi meninggalkan trotoar tempat diman ia bertemu dengan pak sulaiman tadi.

Se sampainya di pasar pak nadiman segera menjual habis ikan miliknya, hari ini ia sangat untung, ikan-ikannya sangat di gemari oleh pembeli, bahkan pembeli rela membaya berapapun untuk se ekor ikan miliknya, setelah ikan jualannya habis ia pun segera bergegas pulang ke rumah, namun sebelum ia pulang tidak lupa ia singgah di pasar untuk membeli kebutuhan dapurnya termasuk ikan sarden.

Post a Comment

0 Comments