Tabib vs shinse - Marwansya Blog

Adsense 728x90

Tabib vs shinse

Konon ada sepasang sahabat sedang kebingungan karena usaha mereka bangkrut, satu adalah orang Tionghoa dan yang satunya lagi orang Arab, Setelah memutar keras otak mereka sekian lama, maka mereka memutuskan untuk membuka pelayanan kesehatan, Maka si Tionghoa menjadi shinse, dan si Arab menjadi tabib.

Setelah satu minggu berlalu, pasien si tabib tetap saja sepi, namun shinse mulai kebanjiran pasien, Si tabib memutar otaknya untuk melawan shinse, Maka si tabib mengeluarkan jurus terbaiknya dengan cara memasang pengumuman di depan ruang prakteknya, "BILA TIDAK SEMBUH MAKA UANG KEMBALI TIGA KALI LIPAT" dan sepertinya Taktik itu sangat manjur, karna si tabib semakin kebanjiran pasien.

Giliran shinse yang sewot, lalu ia mencari akal, "Haiyaaa, lumayan kalo owe purak-purak sakit dan tidak sembuh dapat uang lha…" ujar shinse, (baca dengan logat cina ya).
Lalu ia pun mendatangi si tabib.
Shinse : Haiyaaa, tolong owe, Owe punya sakit mati rasa, Owe tidak bisa lagi rasain rasa setiap makanan yang owe telan, haiyaa…
Tabib : Ana fhikir itu gamfang ana sembuhkan, (Lalu si tabib memanggil asistennya)
Tabib : Hasaaannnn, cefat ente bawa kesini obat nomor 15. (Secepat mungkin asisten yang bernama Hasan itu membawa obat nomor 15 dan si tabib memberikan obat itu kepada shinse, dan shinse langsung menguyah sebelum menelan obat nomor 15 tersebut.
Shinse : Haiyaaa, ini bukan obat lhaaa, tapi ini tai ayam.
Tabib : Ente betul, Itu tai ayam, Berarti ente sudah sembuh dan tidak mati rasa lagi.
Shinse pulang dengan kesal karena kalah akal dari si tabib, Lalu ke esokan harinya shinse kembali memutar otak berpikir mencari akal untuk mengalahkan si tabib dan sekaligus mendapatkan uang si tabib, Maka kali ini shinse kembali berpura-pura sakit lupa ingatan yang sangat kronis.
Shinse : Haiyaaaa tabib, owe sakit lupa parah sekali, Owe lupa semua peristiwa dan memori owe, Haiyaaa, tolong owe.
Tabib : Gamfang, Ana fasti tolong ente dan ente fasti sembuh, Obat ana mujarab sekali, (Lalu seperti biasa tabib memanggil si Hasan sang asisten terbaik se jagad raya itu).
Tabib : Hasaaaaan, cefat ente bawa kemari obat nomor 15.
Sinshe : Haiyaaaa, owe tidak mau lagi makan tai ayaaaam, Haiyaaaaa… Owe tidak mau…
Tabib : Alhamdulillah, berarti ente sudah sembuh, Daya ingat ente ternyata sudah kembali.
dan shinse pulang sambil menggerutu.

Post a Comment

0 Comments