Masalah darurat - Marwansya Blog

Adsense 728x90

Masalah darurat

Di tengah hari yang terik adalah cuaca yang buruk bagi tenggorokan, apalagi di sekelilingnya tidak ada yang bisa melepaskan dahaga, begitulah hal yang di alami junaidi (nama imitasi), seorang anak lelaki yang kadang ke jeniusannya mengalahkan kenyataan, seharian ini dia hanya berputar-putar di bukit yang tidak jauh dari rumannya, entah apa yang ia cari, namun sepertinya saat ini ia mulai kelelahan dan kehausan, itu artinya ia telah memiliki satu tujuan yaitu mencari air.

Di sepanjang perjalanan ia menengok ke atas, memperhatikan pohon-pohon kelapa di sekitarnya, berharap ada yang berbuah, karna haus yang ia rasakan semakin menjadi-jadi membuatnya semakin kesulitan mengangkat kakinya, namun benar kata pepatah berakit-rakit kehulu berenang-renang ke tepian, begitulah yang di rasakan junaidi, setelah berjalan cukup jauh ia pun menemukan sebatang pohon kelapa yang memiliki buah, namun tidak cukup sampai disini masalah yang di alami junaidi, masih ada satu masalah yaitu siapa yang akan memanjat pohon kelapa tersebut, secara junaidi sendiri tidak tau cara memanjat pohon kelapa, sedang hausnya tak bisa di tahan lagi, maka terpaksa dengan sisa tenaga dan kekuatannya ia mencoba untuk memanjat pohon tersebut, walau pohon itu cukup tinggi namun rasa haus kini mengalahkan segalanya, sedikit demi sedikit ia menjajali pohon kelapa tersebut walau jantungnya sudah berdetak kencang saat melihat kebawah namun ia tetap melanjutkan aksinya hingga akhirnya ia pun mencapai puncak pohon tersebut, bagai atlit olimpiade yang mencapai kemenangan saat bertanding begitupun yang di rasakan junaidi, walau ber peluh keringat namun apa yang di usahakan tercapai pula, ia pun menjatuhkan beberapa butir buah kelapa yang ingin di minum nantinya saat barada di bawah, setelah beristirahat sejenak kini saatnya ia untuk turun, namun tiba-tiba ia teringat sesuatu bahwa ia tidak tau cara untuk turun belum lagi tinggi pohon yang ia panjat lumayanlah membuatnya sport jantung, setiap kali ia menjulurkan kakinya ke batang pohon semakin kencang pula detak jantung yang ia rasakan, sesekali ia berpikir untuk berteriak meminta pertolongan namun siapa pula yang akan menolongnya di tempat ini, karna di tempat ia berada saat ini sangatlah sunyi, semakin lama hausnya pun semakin parah, hingga sore hari ia masih berada di atas pohon dan belum bisa turun dari atas sana, entah apa yang terjadi padanya mungkin karna dehidrasi berlebihan membuat otaknya yang jenius bisa berpungsi lagi, tiba-tiba ia teringat tangga yang ada di samping rumahnya, maka tanpa pikir panjang lagi ia langsung bergegas untuk pergi mengambil tangga tersebut, dan akhirnya ia bisa turun dengan selamat dari pohon kelapa tersebut menggunakan tangga yang di ambil dari samping rumahnya.

Begitulah pengalaman yang junaidi alami hari ini, sesampainya di rumah ia menceritakan pengalamnya pada ibunya, dan ibunya sangat antusias mendengarkan ceritanya itu, ''heheheheheh.. Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, kamu sama persis dengan bapakmu, cuman bedanya bapakmu dulu pulang ke rumah untuk mengambil heandphone dan menelpon ibu untunk membawaknnya tangga'' kata sang ibu pada junaidi.

Post a Comment

0 Comments