siasat jitu ibu suleha - Marwansya Blog

Adsense 728x90

siasat jitu ibu suleha

Selamat berjumpa lagi sobatku yang baik hati karna telah sudi membaca tulisanku yang bisa di bilang cukup buruk di banding dengan cakaran ayam milik tetangga, dan seperti biasa saya hadir kembali di pagi ini (maksudnya saat postingan ini di terbitkan, jadi bila sobatku membacanya di sore atau di malam hari resiko tanggung sendiri hehehehhe.. ) untuk menyajikan cerita yang biasa saya sendiri mengategorikannya lucu, namun bilamana ada diantara sobatku yang merasa tidak bisa tertawa atau sedikitpun terhibur, mohon di maklumi saja karna pada dasarnya saya bukanlah seorang pelawak ataupu komedian (beda gak ya komedian ma pelawak hehehehe), yang selalu bisa membawa aura kelucuan pada setiap aksinya, namun saya hanyalah anak manusia yang masih harus banyak belajar dari anda tentang bagaimana menggunakan hidup dengan sebaik mungkin, baiklah segera kita mulai saja ceritanya daripada sobatku harus memutar kembali jarum jam yang ada di rumah untuk mengerjakan kembali pekerjaan sobat yang tertunda hanya untuk membaca bualan yang tak berguna ini, karna saya tau waktu itu sangat penting bagi sobatku (malah di panjangin lagi).

Serui papua... ya, itulah nama kota yang saya diami selama beberapa tahun terakhir ini, anda bisa percaya bisa juga tidak, namun jika anda ingin membuktikan silahkan datang kemari (jangan lupa hubungi saya, siapa tau bisa kopi darat), di kota ini sudah jarang sekali di temui uang recehan semisal 50, 100, atau 500 koin

lalu apa hubungannya dengan cerita ini??

nah karna alasan tadi maka kisah ini muncul mari kita simak bersama-sama (maksudnya kalo sobatku baca nie cerita rame-rame).

Alkisah (cieeee lebay loe) di sebuah kota kecil di bagian timur indonesia yang bernama serui papua indonesia asia (panjang amat, skalian aja kode posnya) hiduplah seorang ibu crewet yang bernama???? hmmmm sebut saja suleha (suka lupa pake BH), yang kesehariannya adalah ibu rumah tangga dengan tiga orang anak dan seorang suami tentunya karna dalam cerita ini ibu suleha belum melakukan poliponik, walau ibu suleha ini sering berbelanja kebutuhan rumah dan tangganya sehari-hari namun itu semua ia penuhi (maksudnya beli) di pasar tradisional, jadi sangat jarang ia berbelanja di mini market, super market ataupun monster market, suatu ketika salah satu dari anaknya mengajak untuk berbelanja di mini market terdekat dari rumahnya akhirnya ia pun pergi, walau awalnya sang ibu suleha ini menolak namun dengan sedikit bujukan, rengekan, hantaman di perut dan benjolan di pelipis kanan atas ( sadis amat) maka hatinya pun luluh akan ajakan anaknya, serta merta dan tiba-tiba ibu suleha dan anaknya pun telah sampai di mini market dan saya sendiri tidak tau bagaimana caranya sampai ceritanya bisa begitu, maka sang ibu dan anak pun berbelanja berbagai kebutuhan rumah tangganya di mini market tersebut, dan ibu suleha ini ternyata sangat menyukai berbelanja di sini (minim market) secara ia tak perlu lagi melakukan adegan tawar menawar antara penjual dan pembeli yang biasanya berakhir dengan beberapa benjolan di wajah, jadi seteleh hasratnya terpenuhi (maksudnya berbelanja) maka ia pun memanggil anaknya untuk pulang yang semoga saja tidak salah seperti ini caranya memanggil ''culululululu ayo, ayo sayang cululululu sayang, ayo kita pulang'' sambil mengulurkan tangan ke anaknya dengan menggosok-gosokan ibu jari dan telunjuknya (anda tidak perlu mempraktekannya walau saya tau anda ingin melakukannya) dan mereka berdua pun ke meja kasir.

singkat cerita semua belanjaan ibu suleha dan anaknya telah di hitung oleh kasur (karna sangat panjang jika saya harus menyebutkan satu persatu barang belanjaan yang mereka beli) dan kasur pun menyebukan berapa yang ibu soleha harus bayar, dompetpun di tarik oleh ibu suleha dari ketek untuk membayar belanjaannya, karna ibu suleha ini memberi uang lebih dari belanjaannya maka ia berhak mendapat kembalian dari kasir, dan kasir pun memberikan beberapa uang ribuan dan beberapa butir permen, spontan saja ibu suleha berkomentar ''loh kog permen?? Maaf mbak saya tidak berbelanja permen dan saya juga tidak suka permen merek ini'' kata ibu suleha, ''maaf juga bu' sebelumnya kami juga tidak menjual permen ini namun kami tidak memiliki uang receh/koin jadi kami menggantinya dengan ini'' jawab salah satu SPG yang berada tidak jauh dari ibu suleha, ''ohhhh begitu ya cara berbelanja di mini market??'' ujar ibu suleha dengan senyumnya walau hati jengkol, dengan hati yang hancur lebur berkeping-keping ibu suleha dan anaknya meninggalkan mini market.

karna adanya pengalaman pahit ini maka timbulah rasa dendam di hati ibu suleha terhadap mini market tersebut, jadi ke esokan harinya ia kembali lagi ke mini market tersbut dengan beberapa rencana jitu yang telah ia pikirkan tadi malam, dengan tas besar dan sedikit senyum ramah ia memasuki mini market tersebut, setelah berbelanja ia pun ke meja kasir untuk membayar, setelah sang kasir menyebutkan berapa harga yang ibu soleha harus bayar maka ibu soleha pun pergi mengambil tas besar yang ia simpan di tempat penitipan barang dan mengeluarkan beberapa bungkus/pak permen ke meja kasir dan berkata ''kembaliaanya buat kamu aja..!!!'' dengan tertawa legah ibu suleha pun beranjak meninggalkan mini market.

Post a Comment

3 Comments

  1. hadir sob...
    Cerita nya lumayan sob... :D

    ReplyDelete
  2. Mlm sob kunjungan rutin

    ReplyDelete
  3. Mantap gan knjngn rutin

    ReplyDelete

Setiap kata dari anda adalah motivasi bagi blog ini untuk menjadi lebih baik.